Inbate, 28 November 2024 – Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat perbatasan, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 15/DBY Pos Inbate yang dipimpin oleh Kopda Imam bersama enam anggota pos lainnya melaksanakan kegiatan anjangsana ke rumah Mama Lusia (54), seorang pengrajin kain tenun khas Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat.
Mama Lusia, yang sehari-hari menekuni pembuatan kain tenun tradisional, menjadi inspirasi bagi warga setempat melalui karyanya yang mencerminkan keindahan dan keunikan budaya Desa Inbate. Dalam kunjungan ini, anggota Satgas tidak hanya berbincang dan menyampaikan dukungan, tetapi juga mengamati secara langsung proses pembuatan kain tenun yang dilakukan secara manual dengan alat tradisional.
Kopda Imam mengungkapkan kekagumannya terhadap keterampilan Mama Lusia. “Kami sangat menghormati kerja keras dan dedikasi Mama Lusia dalam melestarikan tradisi tenun. Prosesnya sangat rumit, namun hasilnya sungguh luar biasa,” ujarnya.
Dalam suasana penuh keakraban, anggota Satgas bahkan mencoba mempraktikkan teknik dasar menenun, yang memberikan mereka pengalaman baru serta penghormatan lebih dalam terhadap nilai-nilai budaya lokal.
Mama Lusia sendiri menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh anggota Satgas Pamtas. “Kehadiran mereka memberikan semangat baru bagi kami, terutama dalam melestarikan tradisi ini agar tetap hidup di generasi mendatang,” katanya.
Kegiatan anjangsana seperti ini menjadi salah satu upaya Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarhanud 15/DBY untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat perbatasan, sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal yang menjadi identitas bangsa.