Usai mendapatkan pembekalan dan pembelajaran Matematika Dasar Metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan di Rindam IV/Diponegoro beberapa waktu lalu, kini Prajurit Yonarhanud 15/DBY mangaplikasi ilmu tersebut dengan mengajar di SDN Jatingaleh 01 yang beralamatkan di Jl. Kesatrian Jatingaleh Kota Semarang, Rabu, 18/12/2024.
GASING merupakan akronim dari mudah, asik dan menyenangkan. Sementara metode GASING merupakan mekanisme pembelajaran Matematika yang dilakukan dengan cara belajar sambil bermain. Metode ini bertujuan agar para Siswa/Siswi menyukai dan menguasai pelajaran Matematika khususnya operasi dasar aritmatika, seperti perkalian secara mencongkak, menyelesaikan soal cerita dengan pendekatan logika dan eksplorasi tanpa menghafal rumus yang terkadang mendorong apa yang menjadi esensi suatu persoalan.
Serda Adhi Sinar Pangestu Efendi yang merupakan alumni dari SDN Jatingaleh 01 Semarang yang ikut mengajar mengatakan bahwa ada beberapa ciri khas mengajar metode GASING yaitu menggunakan alat peraga hingga permainan game berhitung.
“Metode GASING ini sangat relevan dan efektif untuk membangkitkan minat Siswa/Siswi untuk belajar Matematika. Pasalnya, metode ini dapat meningkatkan penguasaan materi, keterampilan yang menarik perhatian Siswa, memotivasi Siswa dan menciptakan suasana bejarar yang nyaman, gembira, senang bahkan mudah”, urai Sertu Adityawarman
Saat di Ruangan Kelas, para Siswa/Siswi sangat antusias dan ceria manakala diberikan langkah – langkah belajar dengan metode GASING yaitu mulai dari dialog sederhana, berimajinasi atau berfantasi sampai menjawab contoh soal yang relevan dan bervariasi serta menyanyikan lagu.
Kepala Sekolah SDN Jatingaleh 01 Bapak Sutikno sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh prajurit Yonarhanud 15/DBY ini, kegiatan pembelajaran Matematika Dasar Metode GASING tentunya akan membantu siswa/siswi di SDN Jatingaleh 01 menyukai Pelajaran matematika. “Kegiatan ini akan terus berlanjut dimulai dari kelas 4 dan akan dilaksankan dikelas-kelas lain pada minggu ke dua setiap bulannya”ungkap Bapak Sutikno.